• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Senin, 5 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Dari Pelosok Jangkat, Farenza Garden Tembus Deretan Wisata Nasional

Redaksi by Redaksi
24/05/2025
in BERITA
0
Pesona alam AGROWISATA Farenza Garden yang berada di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, (Dok. Stepanus)

Pesona alam AGROWISATA Farenza Garden yang berada di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, (Dok. Stepanus)

PostTweetShareScan

JT.COM – AGROWISATA Farenza Garden yang berada di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, sangat jauh berada dari ibu kota Kabupaten. Kurang lebih 100 Km dari Kota Bangko Ibu Kota Kabupaten Merangin atau 3 hingga 4 perjalan menggunakan kendaraan roda empat. Tentu ini juga jarak yang tidak dekat dari Ibu Kota Provinsi Jambi. Bahkan bisa disebut Farenza Garden berada di pelosok negeri.

Namun kini agrowisata yang berada di pelosok negeri itu telah dikenal di dunia pariwisata nasional, nama Farenza Garden telah sejajar dengan deretan wisata dari daerah yang dunia pariwisatanya maju dan terkenal seperti Malang dan Batam.

Baca juga

Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Hadir di Jambi, Sinsen Dorong Guru Tunjukkan Inovasi Pendidikan

04/10/2026

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Farenza Garden telah menembus dunia wisata nasional. Ini dibuktikan dengan masuknya Farenza Garden dalam ajang nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025.

Hebatnya lagi, Farenza Garden yang baru seumur jagung atau baru opening pada libur lebaran 2025 lalu ini, tapi sudah masuk bersaing menjadi nominasi destinasi kreatif API Awards 2025 bersama dengan 10 destinasi kreatif lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Farenza Garden bersaing dengan destinasi dari daerah-daerah yang sudah terkenal dengan pariwisatanya seperti diantaranya pagelaran musik Kayutangan Kota Malang, Batu Majang Kabupaten Mahakam Ulu, Pos Merah Putih Kabupaten Puncak Jaya, dan Tebing Langit Kota Batam.

Satia Hadinata Owner Farenza Garden sangat menyadari peran media sosial Facebook, Tiktok, Instagram, You Tube, WhatsApp dan platform media sosial lainnya membawa pengaruh besar terhadap perkembangan Farenza Garden hingga sampai di titik saat ini.

Dia mengatakan berkat media sosial dan netizen Farenza Garden yang berlokasikan di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, menjadi dikenal luas, bahkan di tingkat nasional.

Menyadari peran penting dukungan media sosial, netizen dan media massa yang telah mengangkat brand usahanya membuat owner Farenza Garden Satia Hadinata sangat berterima kepada netizen.

Satia Hadinata yang merintis Farenza Garden bersama istrinya Sudayni ini menceritakan peran penting media sosial terhadap perkembangan agrowisata yang dikelolanya. Mulai dari asal usul nama puncak tangga lagit, masuk top 4 pariwisata favorit Merangin 2025 dan teranyar masuk nominasi API Awards 2025.

Farenza Garden dan Puncak Langit

Satia Hadinata menceritakan awal nama Farenza Garden dan ide awal nama tangga lagit yang menjadi ikon agrowisata yang berlokasi di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, itu juga muncul dari masukkan Netizen di media sosial.

“Dulu awal namanya Wisata Puncak Strowberry 3F, setelah banyak pertimbangan bahwa kami tidak hanya fokus ke Stroberi saja, maka kami ubah namanya menjadi Farenza Garden, karena Farenza Garden tidak terlalu identik dengan satu produk atau stoberi saja, karena kami juga sudah mulai mengembangkan untuk agrowisata kebun jeruk dan komoditi lainnya,” ungkap Satia Hadinata.

Lalu pada saat pembuatan tangga menuju puncak Farenza Garden, dikatakan Satia Hadinata awalnya banyak versi nama yang muncul mulai dari tangga puncak jaya hingga puncak indah untuk nama puncak Farenza Garden tersebut.

Meski pada saat itu masih dalam proses pembangunan, taman Farenza Garden yang dibuatnya sudah mulai dikenal. Lalu ada netizen dari penggiat media sosial Facebook memberikan masukkan nama puncak langit. Setelah diamati ternyata puncak tangga langit cocok dan pas disematkan untuk nama dari puncak Farenza Garden, apa lagi saat menaiki tangga menuju puncak Farenza Garden dengan view gunung Masurai dan langit biru diatasnya, membuat perjalanan serasa ke langit.

Dan nama puncak langit itu akhirnya melekat dan viral, dan itu juga menjadi spot foto terfavorit para pengunjuk Farenza Garden. Tak ayal membuat tangga langit menuju puncak lagit menjadi salah satu ikon dari pada Farenza Garden.

“Tangga lagit ini jalan menuju puncak tertinggi Farenza Garden yang viral disebut puncak langit. Itu awal namanya muncul di sosial media Facebook dari akun Adye Gurisra LM, kami sangat berterima kasih atas masukannya itu. Lalu berkembang juga ke tiktok beberapa diantaranya melalui akun tiktok Rzkynurfadila, Neriia dan lebaran kemaren terbanyak tayangan di akun Edwindrone. Dan banyak lagi penggiat sosial lainnya. Dan kami sangat berterima kasih kepada semuanya yang sudah membesarkan nama Farenza Garden,” kata Satia Hadinata.

Di Kunjungi Gubernur dan Wisatawan dari Berbagai Daerah di Jambi

Lokasi Farenza Garden yang strategis di pinggir jalan poros utama, membuat agrowisata ini cepat dikenal, apa lagi berkat dukungan para penggiat media sosial yang telah berselancar dengan keindahan Farenza Garden di platform media sosialnya masing-masing.

Lokasi yang tepat dipinggir jalan dan view gunung Masurai membuat Farenza Garden menarik setiap mata yang melintas di kawasan tersebut. Ini juga yang membuat orang tertarik untuk singgah di Farenza Garden.

Sehingga banyak orang yang datang ke Jangkat singgah di Farenza Garden ini, bahkan Gubernur Jambi Al Haris beserta istrinya Hesnidar Haris juga pernah singgah menikmati pemandangan alam dari Farenza Garden ini.

“Banyak juga dari Jambi, ada dari Polda singgah dan foto disini. Sebab itu kami sangat berterima kasih berkat kunjungannya itu, juga telah membesarkan nama Farenza Garden,” ujarnya.

Masuk Top 4 Wisata Favorit Merangin

Lokasi Farenza Garden yang tepat berada di jalan poros Bangko-Jangkat membuat Agrowisata ini menarik perhatian setiap warga yang melintas. Berada di daerah yang sudah memiliki potensi pemandangan yang indah, membuat Farenza Garden sudah mulai menarik perhatian sejak proses awal pembangunannya.

Tak ayal sejak dibuka untuk umum 1 April 2025 atau tepat pada libur lebaran ke-2, Farenza Garden sudah menarik perhatian pengunjung. Pada libur lebaran lalu ribuan warga berkunjung ke Farenza Garden dan itu juga yang membuat wisata baru di wilayah Serampas itu masuk nominasi wisata Favorit Merangin 2025.

Meski baru seumur jagung nama Farenza Garden langsung meroket, bahkan masuk top 4 lomba foto destinasi wisata favorit Kabupaten Merangin 2025. “Alhamdulillah. Kami sangat berterima kasih kepada penggiat media sosial dan pengunjung Farenza Garden. Berkat dukungan penggiat media sosial dan para pengunjung, Farenza Garden dapat juara favorit 4. Itu diumumkan setelah lebaran lalu,” ungkap Satia Hadinata.

“Capaian itu sudah sangat membanggakan buat kami, apa lagi sejak proses awal pembuatan Farenza Garden ini cukup banyak perjuangan yang kami lalui, banyak keringat yang bercucuran, dan tidak sedikit ada juga cibiran pesimis dari beberapa orang, tapi Alhamdulillah itu menjadi masukkan bagi kami untuk terus mewujudkan niat membuat Agrowisata di Renah Alai, Jangkat, Merangin ini,” ujarnya lagi.

Masuk Nominasi (API) Award 2025

Farenza Garden tidak hanya “mengemparkan” pariwisata Merangin. Tapi juga melejit ke nasional. Masuk nominasi API Awards 2025 adalah buktinya. Tentu tidak perkara gampang untuk dapat menjadi salah satu nominasi API Awards, apa lagi untuk wisata baru dan berlokasi jauh di pelosok negeri. Namun itu nyata Farenza Garden buktinya.

Masuk nominasi API Awards 2025 tentu kado yang sangat spesial dan membanggakan bagi owner Farenza Garden Satia Hadinata dan Sudayni. Kerja keras dan kreativitas pasangan suami istri ini tidak hanya membanggakan nama Desa Renah Alai, tapi juga Kabupaten Merangin, bahkan mengharumkan nama pariwisata Provinsi Jambi di kancah Nasional.

Farenza Garden masuk nominasi API Awards 2025 tidak pernah terbayangkan oleh Satia Hadinata dan Sudayni. Bahkan apa itu API Awards baru diketahuinya ketika dihubungi oleh panitia jika agrowisata yang dibuatnya tersebut masuk nominasi.

Farenza Garden bersaing menjadi nominasi destinasi kreatif API Awards 2025 bersama dengan 10 destinasi kreatif lainnya di Indonesia. Farenza Garden bersaing dengan Batu Majang Kabupaten Mahakam Ulu, pagelaran musik Kayutangan Kota Malang, Pantai Kura-kura Kabupaten Donggala, Pantai Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu, Pos Merah Putih Kabupaten Puncak Jaya, Taman Smart City Karang Nio Kabupaten Lebong, Taman Wisata Samubah Kabupaten Mayrat, Tanjung Oi Gunung Botak Kabupaten Manokwari Selatan, dan Tebing Langit Kota Batam.

Masuknya Farenza Garden nominasi destinasi kreatif API Awards 2025 tentu dapat menjadi motivasi bagi penggiat pariwisata di Kabupaten Merangin, dan Provinsi Jambi pada umumnya.

Satia Hadinata selaku owner Farenza Garden membuktikan jika pihak swasta juga mampu mengangkat dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Pada API Awards 2025 ini, ada tiga destinasi Jambi masuk nominasi Awards 2025. Selain Farenza Garden di Kabupaten Merangin, Kampung Baselang di Kota Jambi juga masuk nominasi API Awards 2025, Kampung Baselang ini masuk nominasi destinasi baru. Selain itu Explore Jambi juga masuk nominasi API Awards 2025 katagori brand Pariwisata.

Sekilas Tentang Farenza Garden

Sejak awal membuat Farenza Garden yang ada pada bayangan Satia Hadinata dan Sudayni adalah hanya membuat taman stroberi. Taman stroberi dengan bentuk berbeda dari pada kebun stroberi pada umumnya.

Membuat kebun stroberi yang tidak seperti pada umumnya ini justru punya tantangan tersendiri bagi Satia Hadinata dan Sudayni. Bahkan diawalnya tidak jarang ia mendapat cibiran dari beberapa pihak, namun justru itu menjadi semangat keduanya untuk terus berkarya.

Satia Hadinata dan Sudayni membuat kebun stroberi yang kini juga berkembang menjadi Agrowisata jeruk memanfaatkan lahan miring atau lereng bukit. Berkat kreativitasnya lahan miring tersebut justru memunculkan ide kreatif dengan keduanya membuat “Tangga Puncak Langit” di tengah kebun stroberi tersebut, dan tangga langit inilah yang menjadi ikon Farenza Garden.

Tangga langit merupakan deretan anak tangga yang menghubungkan pintu masuk taman hingga ke puncak Farenza Garden. Saat menaiki anak tangga ini sangat jelas terlihat view Gunung Masurai dengan kiri kanan ada kebun stroberi.

Di puncak tangga langit inilah view pemandangan indahnya alam terpampang nyata. Dari puncak tangga langit ini tidak hanya gunung Masurai, tapi juga terlihat jelas Gunung Nilo, Gunung Sumbing dan deretan biru bukit barisan, serta bentangan hijau tanaman pertanian warga.

Jadi Farenza Garden tidak hanya memberikan sensasi petik stroberi langsung dikebunnya kepada pengunjung. Farenza Garden ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang begitu memanjakan mata. Tentu itu menjadi sangat menarik untuk spot foto atau konten kekinian.

“Kita membuat kebun stroberi dengan konsep yang berbeda dan tangga langit ini terinspirasi dari melihat pemandangan alam Renah Alai yang sangat indah. Jadi dengan sampai di puncak tangga langit pengunjung dapat melihat keindahan alam Renah Alai Serampas yang indah dan asri,” kata Satia Hadinata Owner Farenza Garden.

“Meski pada awal membangun dulu ada lah dapat cemoohan, orang melihat membuat kebun stroberi pake biaya besar, dan disebut tidak akan balik modal. Meski begitu kita tetap lanjut membangun hingga Farenza Garden seperti saat ini, dan masih banyak konsep pembangunan yang akan terus kita kembangkan di Farenza Garden ini, ” kata Satia Hadinata lagi.

Farenza Garden dan Berkah Bagi Warga Sekitar

Keberadaan Farenza Garden tidak hanya berkah bagi Satia Hadinata dan Sudayni, tapi juga membawa berkah bagi warga Renah Alai dan sekitarnya.

Keberadaan Farenza Garden sudah mampu menjadi magnet untuk menarik pengunjung untuk datang ke Renah Alai dan Jangkat pada umumnya. Sejak dibuka lebaran kedua hingga saat ini tercatat puluhan ribu pengunjung ke Farenza Garden.

Meski waktu itu baru dibuka Farenza Garden sudah masuk nominasi objek wisata terfavorit Kabupaten Merangin dan masuk dalam top 4.

Tentu keberadaan Farenza Garden ini juga mendatangkan rezeki bagi petani stroberi lainnya yang juga banyak di Desa Renah. Sebab selain kebun stroberi Farenza Garden di Renah Alai juga terdapat belasan kebun stroberi yakni :

* Kebun stroberi 2 saudara
* Kebun stroberi Mama Angel
* Kebun stroberi Azel dan Zahwa
* Kebun stroberi Raja Baim
* Kebun stroberi Naila
* Kebun stroberi Dua Beradik
* Kebun stroberi Dua Putra
* Kebun stroberi 2 putri
* Kebun stroberi 2 putra
* Kebun stroberi Nekno Atar
* Kebun stroberi Nekno Kumo
* Kebun stroberi Mama Melda
* Kebun stroberi Strojer
* kebun stroberi Mama Hafis

Selain stroberi pengunjung juga dapat membeli hasil pertanian warga lainnya, seperti kentang, cabai, ubi madu, jeruk dan hasil pertanian lainnya.

“Sejak dibuka lebaran kedua lalu, pengunjung yang datang kesini tidak hanya dari Kabupaten Merangin ini, tapi juga banyak dari Kabupaten lainnya di Provinsi Jambi, bahkan ada juga yang datang dari luar Jambi. Mudahan ini menjadi berkah untuk kita semua,” kata Satia Hadinata lagi.

Farenza Garden merupakan agrowisata yang berlokasikan di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi atau berjarak kurang lebih 100 Km dari Bangko, Ibu Kota Kabupaten Merangin. Farenza Garden ini dapat diakses dengan kendaraan roda empat dari Kota Bangko dengan jarak tempuh 3 hingga 4 jam.(Stp)

Previous Post

Dukung Program Prabowo, Gerindra Jambi Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Next Post

PHR Tunjukkan Kualitas di APQ 2025: Raih Penghargaan Sustainability dan Inovasi

Artikel lainnya

BERITA

Divisi PRKBI Resmi Diluncurkan, Unib Perkuat Riset

by Admin
30/09/2026
Oplus_131072
BERITA

Hadiri Rapimprov Kadin Jambi, Ketua Kadin Tanjab Timur Apif Firmansyah: Kita Harus Tingkatkan Legacy Kuat

by Redaksi
24/09/2026
BERITA

Dinas PUTR Jambi Bantu Warga Terdampak Kekeringan dengan Distribusi Air Bersih

by Redaksi
21/09/2026
BERITA

Wakapolri: Green Policing Hadir Saat Karhutla dan Kejahatan Lingkungan Makin Kompleks

by Admin
18/09/2026
BERITA

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polres Mukomuko dan Polsek Jajaran Intensifkan Patroli serta Imbauan

by Admin
16/09/2026
BERITA

Abadikan Cerita Bersama Honda, Sinsen Ajak Masyarakat Jambi Ikuti AHM Photo Competition 2026

by Redaksi
12/09/2026
Next Post
Direktur Utama PHR Regional 1 Sumatra, Ruby Mulyawan (kelima dari kiri), bersama para penerima penghargaan APQ Awards 2025 berfoto di atas panggung Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (22/5/2025).  (Foto: Dok. FJM)

PHR Tunjukkan Kualitas di APQ 2025: Raih Penghargaan Sustainability dan Inovasi

Petugas Lapas Kelas IIB Muara Bungo bersama anggota kepolisian dan pelaku berinisial SP (tengah), usai penggagalan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas, Jumat (23/5/2025). (Foto: Dok. Lapas Bungo)

Petugas Lapas Bungo Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu oleh Seorang Pengunjung

Suasana kawasan Pasar Talang Banjar, Jambi, yang dipadati pedagang kaki lima dan kendaraan bermotor. Pemerintah Kota Jambi menargetkan penataan total kawasan ini sebelum 10 Juni 2025. (Foto: Yola - JT)

PKL Pasar Talang Banjar Harus Pindah Sebelum 10 Juni

Tampak depan gedung Polresta Jambi, (23/05/2025). (Dok. Stepanus)

Setelah Sempat Mangkir, Terlapor Kasus Penggelapan Jabatan Datang di Polresta Jambi

Petugas Damkar Kota Jambi dengan hati-hati mengevakuasi anting yang menyatu dengan kulit telinga seorang lansia berusia 76 tahun di Markas Damkartan, Jumat (23/05/2025). (Dok, Daus)

Respon Cepat Damkar Tangani Kasus Anting Terjepit di Telinga Lansia

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN