JT.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Maju Mandiri terus mengembangkan usaha produktif melalui program ternak kambing.
Unit usaha ini melibatkan masyarakat sekaligus memanfaatkan sumber daya yang tersedia di desa.
Kepala Desa Suka Maju, Sutarto, mengatakan program ternak kambing bermula dari pembagian modal usaha kepada masyarakat. Sebagian warga menerima kambing untuk dipelihara dengan pola usaha yang telah disepakati bersama.
Program tersebut terus berkembang. BUMDes Karya Maju Mandiri kini mengelola 45 ekor kambing.
Pengelola juga memanfaatkan rumput alami sebagai pakan. Rumput tersebut diambil dari kebun kosong milik warga sehingga biaya pemeliharaan dapat ditekan.
“Pakan kami manfaatkan dari rumput yang ada di kebun kosong,” ujar Sutarto.
Menurutnya, perkembangan jumlah kambing menunjukkan usaha BUMDes mulai berjalan secara positif. Namun, aset tersebut masih menjadi milik bersama dan belum masuk tahap pembagian hasil kepada anggota.
“Alhamdulillah, sekarang sudah 45 ekor kambing. Itu belum dibagi dengan anggota karena usahanya masih terus berjalan. Ke depan, jumlahnya kemungkinan masih bisa bertambah,” ungkap Sutarto.
Program ternak kambing menjadi salah satu unit usaha produktif BUMDes Karya Maju Mandiri. Selain mengembangkan aset desa, kegiatan ini membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Pemanfaatan kebun kosong sebagai sumber pakan juga membuat program tersebut lebih efisien. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut berperan dalam menjaga keberlanjutan usaha BUMDes.
Sutarto berharap pengembangan ternak kambing dapat terus berjalan dan memberikan hasil yang lebih besar bagi desa.
Ia juga mendorong pengelolaan BUMDes dilakukan secara transparan dan bertahap agar aset desa terus tumbuh.
Dengan jumlah yang kini mencapai 45 ekor, usaha ternak kambing BUMDes Karya Maju Mandiri memiliki peluang untuk terus dikembangkan.
Pemerintah Desa Suka Maju berharap unit usaha tersebut dapat menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Ke depan, pengembangan usaha diharapkan tidak berhenti pada penambahan jumlah ternak. BUMDes juga dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas, dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Suka Maju. (Dd)
















Discussion about this post