• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Dugaan Mark-Up Bantuan Sapi di Mukomuko: Anggaran Rp125 Juta, Kondisi Ternak Memprihatinkan

Admin by Admin
13/01/2026
in DAERAH
0
Proyek pengadaan 10 ekor sapi indukan Dana Desa. (Dok/Dd)

Proyek pengadaan 10 ekor sapi indukan Dana Desa. (Dok/Dd)

PostTweetShareScan

JT.COM – Program penguatan ekonomi kerakyatan di Desa Pondok Tengah, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, kini berada di bawah bayang-bayang dugaan penyelewengan.

Proyek pengadaan 10 ekor sapi indukan yang bersumber dari Dana Desa (DD) menuai kritik tajam, lantaran kualitas fisik ternak dianggap tidak sebanding dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp125.000.000.

Baca juga

Gerai Indomaret Pondok Suguh Disorot, KRM Minta Evaluasi

14/09/2026

Warga Sidodadi Desak Karaoke di Tengah Permukiman Ditutup

11/09/2026

BUMDes Suka Maju Kembangkan Ternak Kambing, Kini Capai 45 Ekor

02/09/2026

LSM Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT USM, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

31/07/2026

Kemenag Mukomuko Tegaskan Iuran Komite Madrasah Sah Jika Sesuai Aturan

30/07/2026

Pengurus PKK Desa Suka Pinda Diperkuat, Siap Dorong Kesejahteraan Keluarga

29/07/2026

Secara kalkulasi, pengadaan ini mematok harga rata-rata mencapai Rp12,5 juta per ekor. Dengan nilai setinggi itu, secara teknis peternak seharusnya mendapatkan sapi indukan berkualitas super atau bibit unggul dengan bobot tubuh ideal.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan pemandangan yang kontras. Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, 10 ekor sapi yang diterima oleh masyarakat Pondok Tengah berada dalam kondisi yang mengenaskan:

– Fisik memprihatinkan: Tubuh sapi terlihat kurus hingga struktur tulang menonjol jelas;

– Kesehatan lemah: Ternak tampak tidak terawat, lesu, dan jauh dari standar bibit unggul;

– Dugaan spek-down: Muncul indikasi kuat adanya penurunan spesifikasi barang demi mengejar keuntungan pribadi oleh pihak-pihak terkait.

Masyarakat Penerima: “Kami Terima Apa Adanya”

Salah seorang masyarakat Pondok Tengah yang tidak ingin disebutkan namanya mengakui kekesalan dan kekecewaannya karena kondisi sapi tersebut jauh dari kata ideal. “Sangat miris,” ujarnya. Meski demikian, terdapat nada kepasrahan karena kekhawatiran bantuan akan diputus jika mereka melakukan protes.

“Walaupun kurus-kurus tetap kami terima. Masalah harga kami tidak akan mempertanyakan, yang penting kami petani mendapatkan bantuan,” ungkap salah seorang penerima saat ditemui media.

Sikap “nerimo” ini justru mengundang keprihatinan publik. Sebab, anggaran ratusan juta tersebut merupakan uang negara yang kualitasnya wajib dipertanggungjawabkan secara transparan, bukan sekadar berdasarkan asas “asal sampai”.

Kepala Desa Pondok Tengah, Misran, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp dan telepon, memberikan keterangan resmi bahwa pengadaan sapi tahun 2025 menggunakan anggaran Dana Desa tersebut sesuai dengan spesifikasi petunjuk teknis.

“Giat pengadaan sapi ini rutin kita adakan mulai tahun 2022 sesuai dengan regulasi dan petunjuk. Tujuan utamanya adalah untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pembagian bantuan dilakukan pada tanggal 2 Desember 2025 kepada masyarakat perorangan sebagai perwakilan kelembagaan desa. “Kita tidak bisa melalui kelompok tani karena belum terregistrasi, dan melalui BUMDES juga tidak mungkin karena BUMDES sudah tidak beroperasi,” tambah Kades saat dikonfirmasi pada Senin (12/1/2025).

Salah seorang masyarakat yang juga tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya dan mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan. Sikap ini semakin memperkuat spekulasi adanya ketidakterbukaan dalam proses pembelian dan penentuan harga satuan sapi.

Merespons kejanggalan tersebut, masyarakat mendesak Inspektorat dan Aparatur Pengawas Hukum (APH) segera turun tangan dengan melakukan dua hal utama:

– Audit fisik: Mencocokkan kondisi riil sapi di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB);

– Investigasi kerugian negara: Memastikan tidak ada praktik mark-up atau korupsi yang merugikan rakyat.

Publik kini menunggu keberanian instansi terkait atau Aph untuk membongkar kejanggalan ini, agar program kesejahteraan rakyat tidak menjadi ladang keuntungan bagi oknum tertentu. (Dd)

Tags: Mukomuko
Previous Post

Stabil dan Efisien, Yamaha Gear Ultima Dilirik Pengguna di Jambi

Next Post

LPKA Muara Bulian Bagikan Rapor Paket A, B, dan C kepada 38 Anak Binaan

Artikel lainnya

DAERAH

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

by Admin
03/10/2026
DAERAH

PBSI Bengkulu Dukung Kejuaraan Badminton di Bengkulu Utara

by Admin
02/10/2026
Next Post
Jajaran LPKA Kelas II Muara Bulian bersama anak binaan usai pembagian rapor pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C di Muara Bulian, Selasa (13/1/2026). (Dok Nahar)

LPKA Muara Bulian Bagikan Rapor Paket A, B, dan C kepada 38 Anak Binaan

Penyerahan bantuan dana dari PetroChina Jabung Ltd kepada pengurus pembangunan Musholla Al Ijtihad di RT 15 RW 01, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Dok. Daus)

Dukung Sarana Ibadah, PetroChina Jabung Ltd Serahkan Bantuan Pembangunan Musholla Al Ijtihad

piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan Kapolresta Bengkulu dalam penguatan kapasitas pemuda dan mahasiswa di Kota Bengkulu. Atas komitmen tersebut, Kombes Pol Sudarno dianugerahi gelar “Sahabat Pemuda dan Mahasiswa.” (Dok/yl)

Diapresiasi OKP dan BEM, Kapolresta Bengkulu Dianugerahi Gelar Sahabat Mahasiswa

Petugas dan teknisi jaringan sepeda motor Honda melayani servis gratis sepeda motor milik warga terdampak bencana di salah satu pos bengkel AHM di wilayah Sumatera, sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana. (Sinsen)

Pascabencana di Sumatera, AHM Bangun Sumur Bor dan Buka Bengkel Gratis

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama dan kapolsek usai kegiatan Sosialisasi DIPA RKA-K/L Tahun Anggaran 2026 dan penyerahan Rencana Distribusi Kegiatan Anggaran (Rendisgar) di Aula Lokamanginti Polresta Jambi, Selasa (13/1/2026). (Dok. Humas)

Kapolresta Jambi Pimpin Sosialisasi DIPA RKA-K/L Tahun Anggaran 2026

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN