JT.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong masyarakat semakin aktif menggunakan transaksi digital yang aman dan nyaman.
Dukungan itu disampaikan dalam kegiatan QRISperience 2026 dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026 di The Avenue Bencoolen Mall Lantai I, Kamis (13/8/2026).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penggunaan QRIS kini memasuki tahap yang lebih luas.
Menurut Denni, edukasi tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan jumlah pengguna dan merchant. Masyarakat juga perlu memahami manfaat, frekuensi penggunaan, serta keamanan transaksi digital.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik penyelenggaraan QRISperience karena sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pengalaman langsung menggunakan pembayaran digital, mengenal inovasi QRIS, dan memahami cara bertransaksi secara aman,” ujar Denni.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memahami cara menggunakan QRIS. Pengguna juga perlu mengenali fitur keamanan yang tersedia.
“Menggunakan QRIS tidak hanya sekadar menggunakan, tetapi juga harus memahami fitur-fitur keamanannya,” kata Irfan.
Menurutnya, pemahaman keamanan menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.
Transaksi digital yang aman akan membuat masyarakat lebih nyaman menggunakan QRIS. Edukasi juga menjadi kunci untuk mencegah kesalahan maupun risiko dalam transaksi.
Kegiatan QRISperience 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus memanfaatkan pembayaran digital.
Usai kegiatan, R.A. Denni mengunjungi sejumlah tenant UMKM yang hadir. Kunjungan itu menjadi bentuk dukungan Pemprov Bengkulu terhadap transformasi digital pelaku usaha.
Pemanfaatan QRIS dinilai dapat membantu UMKM mengikuti perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa dengan pembayaran non-tunai.
Melalui Pekan QRIS Nasional 2026, Pemprov Bengkulu bersama Bank Indonesia berharap penggunaan QRIS terus berkembang. Bukan hanya jumlah pengguna dan merchant yang meningkat, tetapi juga frekuensi transaksi dan pemahaman masyarakat tentang keamanan pembayaran digital.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi digital sekaligus mendorong UMKM Bengkulu semakin adaptif, modern, dan mudah melayani konsumen. (Yl)
















Discussion about this post